Loncat ke konten
News

Dugaan Premanisme Oknum Debt Collector: Masuk Paksa Mobil Hingga Piting Leher Pengemudi

Rasendri 2 menit baca 6 kali dibaca
Dugaan Premanisme Oknum Debt Collector: Masuk Paksa Mobil Hingga Piting Leher Pengemudi — News

Dugaan Premanisme Oknum Debt Collector: Masuk Paksa Mobil Hingga Piting Leher Pengemudi

Aksi penagihan jalanan kembali memicu keresahan publik setelah insiden dugaan kekerasan dan premanisme yang melibatkan oknum debt collector (DC) dari pihak BFI terjadi di jalan raya. Oknum tersebut nekat masuk tanpa izin ke dalam mobil milik mertua korban, meskipun kesepakatan resmi antara pihak debitur dan BFI diklaim telah dibuat sebelumnya.

Situasi makin membahayakan ketika oknum penagih tersebut melakukan tindakan fisik dengan mempiting leher pengemudi yang sedang melajukan kendaraannya. Aksi intimasi berbahaya ini tak hanya mengancam keselamatan pengemudi dan penumpang di dalam kendaraan, tetapi juga berpotensi memicu kecelakaan beruntun yang membahayakan pengguna jalan lainnya.

Sorotan Utama Insiden:

Pelanggaran Hak dan Intimidasi: Masuk ke dalam kendaraan pribadi tanpa izin merupakan bentuk perampasan ruang personal dan pemaksaan yang melanggar hukum.

Ancaman Keselamatan Lalu Lintas: Melakukan tindakan fisik terhadap pengemudi yang sedang menyetir sangat membahayakan nyawa seluruh pengguna jalan.

Abaikan Kesepakatan Resmi: Penagihan kasar di jalanan ini diduga menyalahi prosedur internal dan kesepakatan legal yang telah dibangun sebelumnya.

Tindakan kekerasan, intimidasi, maupun premanisme dalam proses penagihan utang tidak dapat dibenarkan atas alasan apa pun. Sesuai dengan regulasi penagihan dan hukum pidana yang berlaku, proses eksekusi atau penarikan jaminan fidusia wajib melalui jalur legal yang sah tanpa melanggar hak asasi dan keselamatan masyarakat.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.